Posts

hati, berhati-hati, jangan lagi melukai, sabar dan biar doa mengiringi, cinta sejati yang kau miliki dan yang sering kau sembunyi, menanti yang tak pasti memang menyakitkan hati dan kau bisa mati, maka, terimalah yang sering di sisi, terimalah yang sering mencintai, terimalah yang ikhlas menerima diri ini, jangan sampai melukakan kedua-duanya sekali. jadi, hargai.

bodoh gila rasa

Bodoh gila rasa, Kalau aku tahu bukan dia orangnya, Akan curi masa hanya untuk kita berdua, Akan ku tanya hati yang sering kau rahsia. Bodoh gila rasa, Kalau aku tahu kita ini sebenarnya saling mencinta, Tak kan aku hairan dengan segala gosip yang ada, Tak kan ku dengar kata-kata dusta. Bodoh gila rasa, Kita usaha pada perkara yang tak nyata, Kita sering bermain dengan rasa, Tapi hanya ilusi dan maya. Bagaimana akhir kita? Aku gila, kau ketawa. Kau merana, aku suka. Itu gila...

benci atau cinta

Kau sering bertanya,, Atau menyatakan,, Yang mempengaruhi, ialah cinta atau benci.. Jawapan aku: Mana ketika aku menyatakan benci, Percayalah, Itu cuma rasa cemburu yang menutupi segala rasa cinta.

c.i.n.t.a

Cinta, Terasa jijik untuk aku menyebutnya, Setelah ku kenal apa itu cinta, Tetapi tidak memilikinya. Cinta, Perasan yang sering manusia perkata. Cinta kepada Yang Esa, Cinta kepada Ibu bapa, Cinta kepada keluarga, Cinta kepada saudara, Cinta kepada agama, budaya dan bangsa, Cinta kepada negara. Cinta... Rasa yang lebih hebat daripada segala rasa yang ada, Lebih daripada rasa sayang dan tiada kata kata sesuai untuk mengungkapkan cinta. Cinta pertama kepada Yang Esa, Aku mencari makna, Sehingga akhir usia. Cinta pertama kepada seorang manusia, Berlainan jantina, Aku putus asa. Aku terlalu letih dengan segala sandiwara, Aku terlalu letih dengan segala yang pura pura, Aku terlalu letih dengan segala ego di jiwa, Dan, aku lebih letih dengan kehidupan dunia. -Seketika terlekang dek masa- Cinta... Terasa jijik untuk aku terus mengungkapkannya.

Nafas Baru

Berikan aku nafas baru, Dan hati baru, Untuk hidup yang baru. Sesaknya udara yang ku hidu...

I'm sorry

I, the one who forget about us. You can blame me if you want, You can push me away, far from you if you need, You can ignore me how long as you wish. I, the one who that deserve to be punished, We are far already, Just add some more barrier between of us, If you think it is necessary, To keep the distance between of us, Do it. I will not complain either, regret.

Tulis, Karya

Scrolling FB, then, terbaca pula status seorang kawan ni. Kenalan ni banyak kali juga memberikan inspirasi untuk menulis. Status dia: 'Tulis yang baik-baik walaupun kita bukan yang orang yang terbaik. Mana  tahu satu hari nanti anak-anak kita akan scroll balik Facebook, Twitter kita' Setiap perkataan yang tertulis memberikan makna kepada setiap pembaca. Karya lapok mana sekalipun, pasti akan ada yang membacanya. Pengalaman sebagai pustawan, aku tidak menafikan buku-buku karya lama lebih mudah menyentuh hati dan mudah untuk dihayati. Kebanyakan penulis-penulis dulu menulis dengan hati nurani, ikhlas. Aku tidak kata penulis-penulis sekarang tidak menulis dengan ikhlas atau mengharap duit/ populariti semata, tapi jarang sekali untuk menemui buku yang ditulis dengan hati, kebanyakan ditulis dengan bayangan syok sendiri, menjadikan jalan cerita kurang kualiti.. opps! maaf. Aku ni komen lebih-lebih, cuba laa create satu cerita!? Aigoo.. Dulu aku banyak buku untuk menulis...